Sabtu, 31 Mei 2014

Menanti sang Mentari

Writer : Ulfah Hasanah

Matahari rupanya telah lelah berdiri, hingga ia menampakkan warna yang sedemikian jingga.
Dia lelah menampakkan cahaya di siang terik.
Dan kini saat nya sang rembulan menampakkan cahaya di balik kegelapan.

Hujan

Writer : Ulfah Hasanah

Desiran hujan mengalunkan nada yang menyejukkan hati.
Ya, mungkin bagi dirimu hujan hanyalah hujan.
Tapi bagiku hujan menjadi pengiring isak tangisku.
Menciptakan alunan music suara hatiku.
Langkah gontai berbalas kelam langit kelabu.
Inilah jalan yang ku nanti, telah menjauh mencari pelangi.

Selasa, 20 Mei 2014

Surat Untuk Ayah


Assalmu’alaikum Wr Wb

Salam anakmu tercinta,
Ayah, baru saja ingin ku tulis kata-kataku pada kertas yang putih ini, tapi rasanya air  mata ini telah jatuh mendahului.

Bukaaan . aku sungguh tak ingin merusak hari yang harusnya bahagia ini.

“Aidiil milaaad ya abi”
Selamat bertemu kelahiran, mudah-mudah ayah selalu ada dalam ridho-Nya. 
InsyaAllah anakmu tercinta ini akan selalu berdoa untuk mu. Akan selalu patuh padamu, berada dalam ridho-Nya.

Minggu, 18 Mei 2014

La Tahzan Innallaha Ma 'ana


La Tahzan  Innallaha Ma 'ana

Entah kenapa akhir-akhir ini kata la tahzan ingin selalu terucap.
Mungkin ini adalah salah satu kata ajaib yang mampu mengubah perasaan sedih menjadi lebih baik. Ingat lah meskipun kita terlihat sendiri, merasa sendiri ingatlah Allah selalu bersama kita.