Qona’ah artinya mereasa cukup dengan apa yang kita dapatkan
dari Allah SWT. Kepada kita. Sikap qana’ah ini akan membuahkan rasa syukur
kepada allah. Bagaimanan nggak bersyukur sedang allah begitu maha pemurahnya
memberikan segalanya gratis buat kita. Tuh, kesehatan, ilmu, waktu luang,
fasilitas alam, dan banyak nikmat Allah lainnya. Semuanya Allah berikan untuk
manusia gratissssss…
Membina sika qona’ah memang cukup sulit, apalagi di zaman
matrealisme dan budaya konsumerisme seperti sekarang ini. Segala kebutuhan dan
kehidupan selalu dinilai dengan uang. Maka ketika tidak mempunyai uang, manusia
merasa miskin dan kekurangan. Dan kemudian orang selalu saja merasa kurang
dengan apa yang didapatnya. Coba kamu, kalau pegang uang seribu pasti
berandai-andai punya sepuluh ribu,. Udah punya sepuluh ribu mesti berandai-andai punya seratus ribu. Yang
punya seratus ribu juga pingin berandai-andai pegang uang sejuta. Begitu
seterusnya, nahkan orang kaya yang serba punya pun akan selalu merasa kurang.
Padahal sesungguhnya
jika kita mau merenung, orang yang selalu merasa kurang justru meski dia
mempunyai banyak harta, itulah orang yang miskin. Bukankah dia tidak
qana ‘ah dan selalu ingin mempunyai lebih ? sedang orang kaya
sesungguhnya adalah orang yang senantiasa merasa cukup dengan apa yang ada
ditangannya. Dia tidak kekurangan dan sepenuhnya yakin bahwa rezeki datangnya
dari Allah.jadi kekayaan bukan terletak pada berapa banyak kita bersikap
terhadap harta tersebut, cukup atau kekurangan.
Bagaimana
dengan kita ? jika kita masih saja kurang, berarti kita adalah orang yang
miskin. Namun jika kita merasa cukupdan senatiasa bersyukur, kita adalah orang
kaya, setidaknya kaya hati dan jiwa.
Godaan
terbesar dari budaya matrealistme saat ini banyak menimpa para gadis. Kita
memang suka melihat sesuatu yang indah. Coba siapa yang tahan melihat pakaian
mode terbaru yang kemarin dipakai artis di televisi tiba-tiba sudah mejeng di
mall, temen kuliah kita yang kelihatan anggun dengan tas prada dan gucci, lalu
teman kursus kita yang tinggi semapai, kakinya indah bersandal yongki
komaladi. Duuh , pingiiin. !
Mungkin
kita berkamuflase denga tiruran benda-benda itu yang kita beli ditanah abang
atau mangga dua, tapi yang namanya nafsu itu mana mau sih diturunin dengan
barang tiruan doang, ketahuan teman yang
senang branded gimana ? gengsi dong…
Godaan lain
yang membuat kita susah bersikap qana’ah adalah maraknya handphone di tanah
air. Rasanya setiap hari addaaaa… aja hp keluaran terbaru yang masuk ke
indonesisa dan yang pasti bikin kita ngiler. Jadilah kita generasi yang
bisanya make doang gonta-ganti hp. Habis bagaimana yaa … hp yang kita beli
setahun lalu kinii sudah keitnggalan
zaman. Kata teman siii, pantesnya buat ngelempar si guguk.
Kalau
fitur-fitur terbaru itu memang kita butuhkan dan kita mempunyai uang untuk
membelinya sih gapapa, tapi kalo ga ada yaaaa ga usah maksain. Kan fungsi
utama hp itu untuk nelfon, kalau sudah mencukupi ya nggak usah mkasain diri
apalagi sampai ngambek dan ogah sekolah hanya karena ingin ganti hp.
Berhubungan
dengan qanaah ada satu ayat
''dan janganlah
kamu iri hati terhadap apa yang telah dikaruniakn allah kepada sebagian kamu
lebih banyak dari sebagian yang lain..''
sebetulnya ngapainn sih mesti iri dengan kelebihan yang dimiliki oleh orang lain. biarin aja mereka memakai segala sesauatu yang bermerek, kita dengan pakaian sederhana yang kita miliki pun tetap cantik kok. bahkan lebih cantik dari mereka. lagi pula dalam salah satu -Nya, Allah mengatakan bahwa sebaik-baiknya pakaian adalah pakaian takwa.
selain membuahkkan rasa syukur yang terus menerus kepada Allah, sikap qana'ah juga menghasilkan ketenangan dalam diri kita .terserah teman mau memakai pakaian semahal apapun kita enggak akan pernah ngiri apalagi dengki.
tapi ada satu hal yang harus kita catat, sikap qana'ah bukanlah tawakal butadan pasrah tanpa mau berusaha, apaladi dalam hal menuntut ilmu, masa teman kita dapat I P tiga koma tappi kitamerasa cukup dengan PMDK (Persatuan Mahasiswa Dua Koma). wah itumah qona'ah yang salah kaprah.
Akhirnya qana'ah bukan dijadikan alasan kita untuk bermalas-malasan. ingat , selama masih hidup kita wajib terus berusaha. sabda Nabi, berusahalah untuk duniamu seolah-olah kita akan hidup selamanya dan berusahalah untuk akhiratmu seolah-olah kita kan meninggal esok.*
repost : A-Z Menjadi Gadis Terindah karya Lia Heliana
buku yang penuh motivasi :)
BalasHapus